3 Hal Yang Harus Diperhatikan Pada Saat Periksa Laporan Pajak

laporan - konsultan pajak

Berbicara pajak indonesia (Indonesia Tax) pasti akan terkait dengan prosedur yang cukup rumit, walaupun sebenarnya bila kita memperhatikan hal yang terkait pajak dengan baik akan lebih mudah. Maka dari itu, sekarang sudah ada Konsultan Pajak Indonesia (Indonesia Tax Consultant) yang akan membantu dalam urusan pajak ataupun periksa laporan pajak.

Untuk itu, berikut ada 3 (tiga) hal yang harus diperhatikan pada saat periksa laporan pajak;

Persiapakan diri dengan baik

Pesiapan diri sangat perlu diperhatikan saat periksa laporan pajak. Pada saat pemeriksaan laporan pajak tidak hanya berfokus pada keabsahan dokumen dan segala – segala bukti yang terkait, namun akan ada beberapa pertanyaan yang diajukan Pemeriksan pajak kepada orang yang bersangkutan (wajib pajak). Sehingga perlu mempersiapkan diri agar tidak cemas / canggung / takut saat menjawab pertanyaan – pertanyaan tersebut.

Persiapan diri dengan baik akan ditunjang bila sebelumnya kalian mendalami pengetahuan terakit pemeriksaan laporan pajak. Dengan begitu kalian dapat menerka – nerka bagaimana situasi dan pertanyaan apa yang akan diajukan.

Dengan kata lain, saat periksa laporan pajak alangkah baiknya untuk mempersiapkan diri dnegan baik dan mencari tahu terkait informasi ataupun pengetahuan terkait pemeriksaan laporan pajak.

Dokumen ataupun berkas

Pada saat periksa laporan pajak menyiapkan dokumen menjadi hal dasar dan utama yang harus dipersiapkan dengan baik. Dokumen menjadi hal yang mempengaruhi apakah perusahaan / wajib pajak akan aman atau tidak saat pemeriksaan laporan pajak.

Dokumen atau berkas – berkas akan menjadi bukti fisik atas laporan pemeriksaan pajak, sehingga sangat perlu diperhatikan dengan baik. Mulai dari laporan keuangan, bukti dari bank, notaris, kantor administrasi, dan semacamnya.

Dokumen menjadi penting karena saat pemeriksaa pajak akan ada pengujian keabsahan dokumen, apakah dokumen tersebut terverifikasi dengan baik atau tidak. Keabsahan dokumen akan terkait dengan tanda tangan dan cap tempel, lalu pemeriksa pajak akan melakukan klarifikasi kembali kepada wajib pajak.

Formulir tanda bukti peminjaman

Untuk pemeriksa pajak membuat fomulir tanda bukti wajib peminjan atas dokumen ataupun berkas – berkas wajib pajak. Dalam fomulir peminjaman dijelaskan secara terperinci apa saja yang dibutuhkan atau diperlukan terkait periksa laporan pajak. Dengan adanya fomulir peminjanan, agar menghindari kesalahpahaman wajib pajak dengan pemeriksa pajak.

Fomulir ini menjadi tanda bahwa adanya keterbukaan pemeriksaan terhadap wajib pajak. Sehingga baik wajib pajak maupun pemeriksa pajak tidak merasakan kerugian.